Pamekasan — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) Waru kembali menggelar kegiatan Tadarus Kitab Tarjuman karya RKH. Abdul Hamid bin Istbat Banyuanyar pada Ahad, 7 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman H. Adhim ARB, Desa Waru Timur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan. Tadarus kitab tersebut dihadiri langsung oleh RKH. Sholahuddin Syamsul Arifin, Lc., MA selaku Dewan Pengasuh Lembaga Pendidikan Islam Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar. Turut hadir pula Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag selaku Ketua Umum DPP PERADABAN, serta Ketua Dewan Pakar DPP PERADABAN, Dr. RKH. Abdul Mukti Thabrani, Lc., M.HI. Kegiatan berlangsung khidmat dan semarak dengan kehadiran ratusan anggota DPW PERADABAN Waru dari berbagai angkatan. Selain menjadi forum tadarus dan penguatan sanad keilmuan pesantren, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antaralumni. Ketua DPW PERADABAN Waru, Ustadz Rosyidi Jamal, dalam sambutannya menyampaikan sejumlah harapan terkait keberlanjutan kegiatan alumni. Ia menegaskan bahwa tadarus Kitab Tarjuman terbuka untuk seluruh alumni Darul Ulum Banyuanyar tanpa memandang angkatan. “Karena kegiatan ini bersifat umum untuk semua alumni, kami berharap partisipasi dari seluruh angkatan agar terus terlibat dalam tadarus Tarjuman yang rutin dilaksanakan setiap bulan,” ujarnya. Selain keaktifan dalam kajian, Ustad Rosyidi juga mendorong alumni untuk berperan dalam kegiatan sosial yang lebih luas, seperti penggalangan dana kebencanaan dan program kemasyarakatan lainnya. Menurutnya, kontribusi alumni sangat dibutuhkan agar PERADABAN benar-benar hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya optimalisasi program kencleng bulanan yang dialokasikan untuk kegiatan sosial dan anak asuh DPW PERADABAN Waru. “Meskipun berasal dari sisa belanja harian, manfaatnya sangat nyata dan perlu terus dimaksimalkan,” katanya. Terkait kepedulian terhadap pesantren, Ustad Rosyidi menegaskan bahwa alumni diharapkan sigap ketika pesantren membutuhkan dukungan. Ia menyebutkan bahwa alumni DPW PERADABAN Waru turut berpartisipasi dalam program lanjutan pembangunan Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) di Pondok Pesantren Banyuanyar. Hingga saat ini, melalui pemberitahuan dalam kolom bulanan, dana yang terkumpul sementara mencapai sekitar Rp30 juta. “Alhamdulillah, sebelumnya saat pembangunan lantai dua dan pembebasan lahan, teman-teman alumni juga sangat antusias,” imbuhnya. Selain itu, Rosyidi menyampaikan bahwa DPW PERADABAN Waru siap terlibat dalam penggalangan dana untuk korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Ia berharap seluruh alumni di masing-masing wilayah terus diingatkan pentingnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam aksi-aksi kemanusiaan. “Mengingat saat bencana tsunami Aceh beberapa tahun silam, Syaikhona RKH. Muhammad Syamsul Arifin terjun langsung ke lokasi. Spirit ini perlu kita lanjutkan sebagai upaya meneladani jejak beliau,” kenangnya. Kegiatan tadarus Kitab Tarjuman ini diharapkan terus menjadi ruang penguatan tradisi keilmuan pesantren sekaligus wadah konsolidasi dan pengabdian alumni PERADABAN Waru.
DPW PERADABAN Sampang Selatan Istiqamah Gelar Kajian Kitab Tarjuman
Sampang — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) Kabupaten Sampang Selatan terus menguatkan tradisi keilmuan dengan menggelar kajian Kitab Tarjuman karya RKH. Abdul Hamid bin Istbat Banyuanyar, Pamekasan. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sebulan sekali dengan sistem estafet di rumah-rumah anggota. Kajian terbaru digelar pada Ahad, 7 Desember 2025, dan diikuti oleh para alumni Darul Ulum Banyuanyar yang berdomisili di wilayah Sampang Selatan. Selain sebagai forum pengajian, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antaralumni. Sekretaris DPW PERADABAN Sampang Selatan, Supriyadi, menjelaskan bahwa kajian Kitab Tarjuman memang dirancang untuk dilaksanakan secara bergiliran dari rumah ke rumah anggota. “Alhamdulillah, kajian Kitab Tarjuman di DPW Sampang Selatan dilaksanakan secara rutin setiap bulan, tepatnya pada minggu ketiga. Tempatnya kami gilir di rumah-rumah anggota,” ujarnya kepada jurnalis peradaban.or.id. Menurutnya, pola kajian seperti ini dinilai efektif dalam mempererat kebersamaan sekaligus menjaga semangat belajar di tengah kesibukan para alumni. Sementara itu, Ketua Bidang Dakwah DPP PERADABAN, Dr. H. Nurul Hadi, Lc., M.Pd., yang berdomisili di Sampang, menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut terus istiqamah dan memberi manfaat luas. “Harapan kami, kajian ini dapat terus menjaga silaturahmi sesama alumni, menambah ilmu, serta menghadirkan keberkahan dengan menyambung sanad keilmuan kepada para masyayikh Pondok Pesantren Banyuanyar,” tuturnya. Kajian rutin Kitab Tarjuman ini diharapkan menjadi wadah penguatan tradisi keilmuan pesantren sekaligus sarana konsolidasi alumni PERADABAN di tingkat daerah. ______ Pewarta: A. Hendra Purnomo