Home » Blog » Alih Status STAI DUBA ke IDB, Prof Zainuddin Syarif: Awal Ikhtiar Besar Pesantren

Alih Status STAI DUBA ke IDB, Prof Zainuddin Syarif: Awal Ikhtiar Besar Pesantren

Bagikan Postingan ini:

Pamekasan — Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuanyar (STAI DUBA) menyelenggarakan wisuda terakhirnya sebagai institusi berstatus sekolah tinggi pada Sabtu (20/12/2025). Kegiatan tersebut digelar di Halaman LPI. Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan, Madura, sekaligus menjadi penanda resmi alih status STAI DUBA menjadi Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB).

Acara wisuda ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pesantren, di antaranya Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Dr. H. Arsul Sani, S.H., M.Si., Pr.M., Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag., serta Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Dr. H. Achmad Baidowi, S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag. menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh sivitas akademika yang telah berhasil menyukseskan wisuda terakhir STAI DUBA sekaligus mengantarkan proses alih status kelembagaan menjadi Institut Darul Ulum Banyuanyar.

“DPP PERADABAN merasa bangga dan berterima kasih kepada Rektor IDB Pamekasan, pengasuh sekaligus Ketua Yayasan Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar, para wakil rektor, serta seluruh sivitas akademika yang telah menyukseskan wisuda terakhir STAI DUBA dan mengantarkan alih status menjadi Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Guru Besar UIN Madura tersebut menegaskan bahwa alih status ini bukanlah akhir, melainkan awal dari ikhtiar besar menuju pengembangan institusi yang lebih maju.

“Harapannya, bagaimana IDB (Institut Darul Ulum Banyuanyar) Pamekasan ini dalam 4 tahun kedepan segaimana yang disampaikan rektor bahwa setiap 4 tahun selalu terjadi perubahan dan perkembangan status, semoga 4 tahun berikutnya IDB Pamekasan menjadi Universitas Darul Ulum Banyuanyar (UDB).,” jelasnya.

Prof. Zainuddin Syarif juga menyampaikan harapan agar cita-cita Alm. RKH. Mohammad Syamsul Arifin, dapat terwujud, termasuk rencana lahirnya fakultas kedokteran serta program studi dan disiplin ilmu lainnya.

“Maka usaha (ikhtiar) yang dilakukan dengan mempersiapkan IDB (Institut Darul Ulum Banyuanyar) menjadi Good University Governance (GUG) yang memenuhi tatakelola kampus dari SDM yang handal sampai terpenuhi sarana prasarana yang memadai dan memenuhi standar mutu. Diharapkan pula cita-cita luhur RKH. Mohammad Syamsul Arifin, UDB (Universitas Darul Ulum Banyuanyar) lahir fakultas kedokteran dan Prodi disiplin ilmu lainnya, sehingga harapan bersama dari IDB, empat tahun kedepan menjadi UDB sebagai perwakilan World Class University (WCU) berbasis pondok pesantren,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Prof. Zainuddin Syarif mengajak seluruh elemen alumni, baik di tingkat DPP, DPW, DPLN, maupun mitra alumni seperti SILDA, SIMADU, FKMSB, dan HAMBA untuk bersatu dan berkontribusi aktif dalam merealisasikan cita-cita luhur para pendiri Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar

“Mari seluruh alumni dan mitra alumni bersatu mewujudkan cita-cita besar RKH. Abdul Hamid Baqir dan RKH. Mohammad Syamsul Arifin,” pungkasnya.

Terpopuler

PERADABAN adalah wadah organisasi alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan Madura 

Kontak Kami

© 2023 Media Peradaban Powered by ADB |  All Rights Reserved.