Banyuwangi — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) Banyuwangi menggelar Hotmil Qur’an dan Kajian Kitab Tarjuman karya RKH. Abdul Hamid bin Istbat Banyuanyar pada Ahad, 28 Desember 2025 di Desa Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dewan Pengasuh Lembaga Pendidikan Islam “Darul Ulum” Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan, Raden Abdul Latif Hasbullah. Turut hadir pula Wakil Ketua Umum II DPP PERADABAN, Ustadz H. Dr. Baidhowi, S.Sos., M.Si.—yang saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Utama ASDP Ferry Indonesia—serta Moh. Tanzilul Furqon (Anggota DPRD Banyuwangi), M. Isbat, M.Hum., H. Ahmad Dahlan selaku Korda Banyuwangi, Manager Koperasi Nuri Cabang Kalibaru M. Anwari, jajaran pengurus PERADABAN Banyuwangi, alumni Darul Ulum Banyuanyar dan Annur Kalibaru, serta para simpatisan. Ketua DPW PERADABAN Banyuwangi, Moh. Arif, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana memperkuat solidaritas antaralumni sekaligus meneguhkan semangat pengabdian. “Harapannya, silaturahmi antaralumni semakin erat, bisa saling bertukar informasi, serta berkontribusi terhadap pembangunan Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar,” ujarnya. Sementara itu, Raden Abdul Latif Hasbullah menyampaikan pesan mewakili ayahanda beliau, RKH. Hasbullah Muhammad, Lc., Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar. Dalam pesannya, para alumni diingatkan untuk tetap menjaga kedisiplinan ibadah dan tradisi keilmuan di tengah kesibukan. “Sesibuk apa pun, usahakan jangan meninggalkan salat lima waktu dan usahakan mengaji Tarjuman secara bergiliran dalam acara rutinan alumni,” tutur Lora Latif, sapaan akrabnya. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, kemudian ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah.
Di Hadapan Ratusan Anggota, Prof Zainuddin Syarif Ingatkan Amanah dari RKH. Abdul Hamid Bakir
Pamekasan — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN), Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag menghadiri Rapat Anggota (RA) Pembahasan dan Pengesahan Rencana Kerja serta Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RK–RAPB) Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Nuri Jawa Timur Tahun Buku 2025. Kegiatan tersebut digelar pada Kamis (18/12/2025) di Aula Lantai II Kantor Pusat KSPPS Nuri Jatim, Jalan Raya Pegantenan, Dusun Tengracak, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Rapat anggota tahunan ini juga dihadiri oleh RKH. Sholahuddin Syamsul Arifin, Lc., MA selaku Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar, KH. Abdul Hannan Tibyan selaku Pengasuh Pondok Pesantren Puncak Darussalam, serta perwakilan dari Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur. Kehadiran para tokoh pesantren dan pemerintah tersebut menegaskan peran strategis KSPPS Nuri Jatim sebagai lembaga keuangan syariah yang berbasis pesantren dan masyarakat. Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif mengingatkan amanah dari almarhum RKH. Abdul Hamid Bakir yang disampaikan kepada RKH. Muhammad Syamsul Arifin terkait prinsip berdakwah, berlembaga dan bermasyarakat. Ia menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepatuhan terhadap aturan negara dan tuntunan agama. “Ada tiga hal yang kami pegang sebagai amanah, yaitu tidak salah pada negara, tidak salah pada agama, dan dapat dipahami oleh masyarakat,” ujar Guru Besar UIN Madura tersebut di hadapan ratusan anggota KSPPS Nuri Jatim. Ia juga menekankan komitmen KSPPS Nuri Jawa Timur dalam menjalankan kewajiban sebagai badan usaha yang taat regulasi, termasuk dalam hal perpajakan. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan negara merupakan bagian dari ajaran yang ditekankan oleh para kiai pesantren. “Kami taat membayar pajak. Hal itu juga ditekankan langsung oleh RKH. Muhammad Syamsul Arifin kepada Pak Muhlisin selaku Ketua KSPPS Nuri Jatim, dan saya menjadi saksinya. Pesan beliau jelas, bayar pajak,” tegasnya. Lebih lanjut, Prof. Zainuddin menambahkan bahwa ketaatan kepada pemerintah tersebut sejalan dengan kepatuhan terhadap ajaran agama. Selain memenuhi kewajiban pajak, KSPPS Nuri Jawa Timur juga menunaikan kewajiban zakat sebagai bagian dari prinsip ekonomi syariah. “Selain taat membayar pajak, KSPPS Nuri juga taat dalam menjalankan kewajiban agama dengan membayar zakat. Jadi, taat kepada pemerintah sekaligus taat kepada agama,” pungkasnya.
Tadarus Tarjuman PERADABAN Waru, Ustad Rosidi Jamal: Satukan Ilmu, Silaturahmi, dan Kepedulian Sosial
Pamekasan — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) Waru kembali menggelar kegiatan Tadarus Kitab Tarjuman karya RKH. Abdul Hamid bin Istbat Banyuanyar pada Ahad, 7 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman H. Adhim ARB, Desa Waru Timur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan. Tadarus kitab tersebut dihadiri langsung oleh RKH. Sholahuddin Syamsul Arifin, Lc., MA selaku Dewan Pengasuh Lembaga Pendidikan Islam Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar. Turut hadir pula Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag selaku Ketua Umum DPP PERADABAN, serta Ketua Dewan Pakar DPP PERADABAN, Dr. RKH. Abdul Mukti Thabrani, Lc., M.HI. Kegiatan berlangsung khidmat dan semarak dengan kehadiran ratusan anggota DPW PERADABAN Waru dari berbagai angkatan. Selain menjadi forum tadarus dan penguatan sanad keilmuan pesantren, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antaralumni. Ketua DPW PERADABAN Waru, Ustadz Rosyidi Jamal, dalam sambutannya menyampaikan sejumlah harapan terkait keberlanjutan kegiatan alumni. Ia menegaskan bahwa tadarus Kitab Tarjuman terbuka untuk seluruh alumni Darul Ulum Banyuanyar tanpa memandang angkatan. “Karena kegiatan ini bersifat umum untuk semua alumni, kami berharap partisipasi dari seluruh angkatan agar terus terlibat dalam tadarus Tarjuman yang rutin dilaksanakan setiap bulan,” ujarnya. Selain keaktifan dalam kajian, Ustad Rosyidi juga mendorong alumni untuk berperan dalam kegiatan sosial yang lebih luas, seperti penggalangan dana kebencanaan dan program kemasyarakatan lainnya. Menurutnya, kontribusi alumni sangat dibutuhkan agar PERADABAN benar-benar hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya optimalisasi program kencleng bulanan yang dialokasikan untuk kegiatan sosial dan anak asuh DPW PERADABAN Waru. “Meskipun berasal dari sisa belanja harian, manfaatnya sangat nyata dan perlu terus dimaksimalkan,” katanya. Terkait kepedulian terhadap pesantren, Ustad Rosyidi menegaskan bahwa alumni diharapkan sigap ketika pesantren membutuhkan dukungan. Ia menyebutkan bahwa alumni DPW PERADABAN Waru turut berpartisipasi dalam program lanjutan pembangunan Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) di Pondok Pesantren Banyuanyar. Hingga saat ini, melalui pemberitahuan dalam kolom bulanan, dana yang terkumpul sementara mencapai sekitar Rp30 juta. “Alhamdulillah, sebelumnya saat pembangunan lantai dua dan pembebasan lahan, teman-teman alumni juga sangat antusias,” imbuhnya. Selain itu, Rosyidi menyampaikan bahwa DPW PERADABAN Waru siap terlibat dalam penggalangan dana untuk korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Ia berharap seluruh alumni di masing-masing wilayah terus diingatkan pentingnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam aksi-aksi kemanusiaan. “Mengingat saat bencana tsunami Aceh beberapa tahun silam, Syaikhona RKH. Muhammad Syamsul Arifin terjun langsung ke lokasi. Spirit ini perlu kita lanjutkan sebagai upaya meneladani jejak beliau,” kenangnya. Kegiatan tadarus Kitab Tarjuman ini diharapkan terus menjadi ruang penguatan tradisi keilmuan pesantren sekaligus wadah konsolidasi dan pengabdian alumni PERADABAN Waru.
DPW PERADABAN Sampang Selatan Istiqamah Gelar Kajian Kitab Tarjuman
Sampang — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) Kabupaten Sampang Selatan terus menguatkan tradisi keilmuan dengan menggelar kajian Kitab Tarjuman karya RKH. Abdul Hamid bin Istbat Banyuanyar, Pamekasan. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sebulan sekali dengan sistem estafet di rumah-rumah anggota. Kajian terbaru digelar pada Ahad, 7 Desember 2025, dan diikuti oleh para alumni Darul Ulum Banyuanyar yang berdomisili di wilayah Sampang Selatan. Selain sebagai forum pengajian, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antaralumni. Sekretaris DPW PERADABAN Sampang Selatan, Supriyadi, menjelaskan bahwa kajian Kitab Tarjuman memang dirancang untuk dilaksanakan secara bergiliran dari rumah ke rumah anggota. “Alhamdulillah, kajian Kitab Tarjuman di DPW Sampang Selatan dilaksanakan secara rutin setiap bulan, tepatnya pada minggu ketiga. Tempatnya kami gilir di rumah-rumah anggota,” ujarnya kepada jurnalis peradaban.or.id. Menurutnya, pola kajian seperti ini dinilai efektif dalam mempererat kebersamaan sekaligus menjaga semangat belajar di tengah kesibukan para alumni. Sementara itu, Ketua Bidang Dakwah DPP PERADABAN, Dr. H. Nurul Hadi, Lc., M.Pd., yang berdomisili di Sampang, menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut terus istiqamah dan memberi manfaat luas. “Harapan kami, kajian ini dapat terus menjaga silaturahmi sesama alumni, menambah ilmu, serta menghadirkan keberkahan dengan menyambung sanad keilmuan kepada para masyayikh Pondok Pesantren Banyuanyar,” tuturnya. Kajian rutin Kitab Tarjuman ini diharapkan menjadi wadah penguatan tradisi keilmuan pesantren sekaligus sarana konsolidasi alumni PERADABAN di tingkat daerah. ______ Pewarta: A. Hendra Purnomo
DPW Peradaban Malang Raya Resmi Dilantik, Prof. Zainuddin Syarif: Tumbuh Mandiri dan Berdampak bagi Umat
Malang – Aula Syaikhona Kholil Universitas Islam Malang (UNISMA) menjadi saksi momentum bersejarah bagi diaspora alumni Lembaga Pendidikan Islam Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar di Kota Malang. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Peradaban secara resmi melantik pengurus baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Peradaban Malang Raya untuk masa khidmah 2025–2030, Sabtu (12/12/25). Prosesi pelantikan berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga 13.00 WIB dan dihadiri sejumlah tokoh dan alumni. Hadir dalam kesempatan tersebut, diantaranya Dewan Pengasuh LPI Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan, Raden Kyai Abdul Latief Hasbullah, serta Ketua Umum DPP Peradaban, Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag dan Bendahara Umum DPP PERADABAN, Siri Akhmad, S.Pd. Selain itu, acara tersebut turut dihadiri juga oleh Romo KH Musytari Sa’dul Akbar Aziz, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Kali Jerru, Poncokusumo, Kabupaten Malang, serta KH Hasan Basri, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haromain Malang. Ketua Umum DPW Peradaban Malang Raya terpilih, Roihan Muhammad Ali, S.P., M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan bukan sekadar struktur formal, melainkan amanah yang harus dijalankan secara bertanggung jawab. “Kepengurusan ini bukan hanya posisi struktural, tetapi amanah yang harus dijalankan sesuai aturan organisasi dengan orientasi pada kebermanfaatan bagi pesantren, anggota, dan masyarakat luas,” ujarnya. Ia juga mengutip QS. An-Nisa ayat 58 sebagai pengingat pentingnya menunaikan amanah. Roihan berharap seluruh pengurus dapat menjaga integritas dan tanggung jawab selama lima tahun masa kepengurusan. Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen DPW Peradaban Malang Raya untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lembaga pendidikan Islam, khususnya Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar. “Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas menjadi spirit kami dalam mengabdi kepada pesantren,” pungkasnya. Sementara itu, Raden Kyai Abdul Latief Hasbullah dalam sambutannya menekankan bahwa Peradaban bukan sekadar organisasi alumni, melainkan wadah pengabdian dan penguatan ukhuwah yang harus dijalankan dengan istiqomah. “Tetaplah mengamalkan nilai-nilai pesantren meskipun telah menjadi alumni. Peradaban adalah pintu awal menuju berbagai bentuk khidmah yang berkelanjutan,” tuturnya. Ketua Umum DPP Peradaban, Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag., menyoroti pentingnya konsolidasi dan penguatan jaringan organisasi di wilayah Malang Raya. “Peradaban telah memiliki beberapa cabang. Dengan resmi berdirinya DPW Peradaban Malang Raya, diperlukan komitmen dan sinergi yang kuat agar organisasi ini tumbuh mandiri dan memberi dampak nyata bagi umat,” ujarnya. Pelantikan DPW Peradaban Malang Raya diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat peran alumni pesantren dalam pengabdian sosial, pendidikan, dan keumatan di wilayah Malang Raya.
DPW PERADABAN Jabodetabek Salurkan Bantuan Kemanusiaan Via ASDP untuk Korban Bencana di Sumatra
Jakarta — Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (DPW PERADABAN) Jabodetabek menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana alam di Pulau Sumatera, Minggu (14/12). Aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian alumni terhadap masyarakat terdampak bencana. Bantuan tersebut diberangkatkan melalui KMP Jatra I milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Logistik yang dikirimkan berupa paket sembako serta pakaian layak pakai yang dikumpulkan melalui penggalangan donasi selama dua hari. Ketua DPW PERADABAN Jabodetabek, Achmad Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk empati dan solidaritas sosial kepada para korban bencana. Ia mengapresiasi tingginya respons masyarakat yang turut berpartisipasi dalam pengumpulan bantuan. “Dalam waktu yang relatif singkat, alhamdulillah terkumpul berbagai kebutuhan pokok dan pakaian layak pakai. Ini adalah ikhtiar sederhana kami untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Fauzi. Ia menambahkan, penggalangan bantuan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan sejumlah elemen dan komunitas, di antaranya Arekma Batavia, Koordinator Daerah Alumni DUBA Jabodetabek, Kopmen BAGINDA, GMPI, serta Yayasan Tarbiyatus Sibyan. “Sinergi berbagai komunitas ini sangat membantu, terutama mengingat waktu pengumpulan yang terbatas. Partisipasi masyarakat menjadi kunci kelancaran aksi kemanusiaan ini,” jelasnya. Bantuan tersebut secara resmi diserahterimakan kepada Manajer Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Nugroho. Selanjutnya, bantuan dari DPW PERADABAN Jabodetabek akan digabungkan dengan donasi dari berbagai pihak lain untuk disalurkan kepada korban bencana di Sumatera melalui KMP Jatra I.
DPW PERADABAN Malang Raya Resmi Dilantik, Lora Latief Sampaikan Pesan Ini
Malang — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) Malang Raya resmi dilantik digelar di Gedung Syaikhona Kholil, Universitas Islam Malang (UNISMA), Malang (12/12/2025). Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah tokoh terkemuka, di antaranya RK. Abdul Latief Hasbullah selaku Dewan Pengasuh Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar, Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PERADABAN, Ustadz Siri Ahmad, S.Pd selaku Bendahara Umum DPP PERADABAN, KH. Musytari Abdul Aziz selaku Pengasuh Pondok Pesantren Kalijeru, serta Kiai Hasan Basri selaku Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haromain Al Maliki Malang. Dalam sambutannya, RK. Abdul Latief Hasbullah yang mewakili ayahandanya, RKH. Hasbullah Muhammad, Lc, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus DPW PERADABAN Malang Raya masa khidmah 2025-2030 yang baru dilantik. Ia juga mengajak seluruh alumni untuk terus memegang komitmen serta berkhidmah kepada Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar. “Hari ini, PERADABAN Malang Raya bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah proses besar. Kita memegang benang komitmen untuk merajut khidmah demi kemajuan PERADABAN,” ujar Lora Latief, sapaan akrabnya, di hadapan pengurus dan tamu undangan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, kekompakan, dan solidaritas di antara sesama alumni Darul Ulum Banyuanyar. Menurutnya, persatuan menjadi modal utama dalam menjalankan peran alumni di tengah masyarakat. “Jangan sampai bercerai-berai,” tegasnya. Selain itu, Lora Latief mengingatkan kembali pesan Pengasuh LPI Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar yang disampaikan saat pelantikan DPP PERADABAN pada tahun 2022 lalu. “Pesan abah waktu itu, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas,” tuturnya. Pelantikan DPW PERADABAN Malang Raya ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran alumni dalam mempererat silaturahmi, meningkatkan kontribusi sosial, serta memperkokoh khidmah kepada pesantren dan umat.
DPW PERADABAN Banyuwangi Gelar Khotmil Al-Qur’an Rutin Triwulan
Banyuwangi — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PERADABAN Banyuwangi kembali menggelar kegiatan rutinan Khotmil Al-Qur’an pada Ahad (21/9/2025). Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi agenda triwulanan sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus mempererat silaturahmi antaralumni dan masyarakat. Kegiatan dimulai sejak pagi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergiliran oleh para peserta, dilanjutkan doa khatmil Qur’an bersama. Suasana penuh kekhusyukan tampak mewarnai jalannya acara yang dihadiri para alumni Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar. Ketua DPW PERADABAN Banyuwangi, Ustadz Mohammad Arif, S.Sos, menegaskan pentingnya istiqomah dalam menjaga tradisi ini.“Harapan ke depan semoga kegiatan ini terus istiqomah sesuai keinginan pengasuh. Dan juga para alumni bisa kompak untuk menjalin silaturahim, bersambung kepada guru, pesantren, serta mendapatkan barokah dan manfaat dunia akhirat,” ujarnya. Selain menjadi ajang memperdalam spiritualitas, Khotmil Al-Qur’an juga menjadi momentum memperkuat ikatan emosional dengan pesantren dan para guru. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari tradisi keilmuan dan keagamaan yang diwariskan para ulama.
Kajian Kitab Tarjuman Peradaban Batumarmar Berjalan Istiqomah
Pamekasan — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Peradaban Batumarmar kembali menggelar rutinitas kajian kitab Tarjuman pada Ahad, 21 September 2025, bertempat di Desa Ponjanan Barat, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan. Kajian kali ini dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Ar-Ridho Lesong Daja sekaligus Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, RKH. Sholahuddin Al Ayyubi, MSA. DPW PERADABAN Batumarmar dengan besar harapan kegiatan ini, senantiasa menjadi alarm bagi para alumni di tengah tantangan zaman ini, ilmu yang barakah dan ridha Allah SWT, serta terus istiqomah menjadi agenda keilmuan terutama kepada para alumni sebagai bagian dari bentuk Ngaji kembali kepada Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar sebagaimana sewaktu nyantri dulu
Prof. Zainuddin Syarif Ajak Alumni Banyuanyar Perkuat Ukhuwah Lintas Pesantren
Denpasar — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN), Prof. Dr. Zainuddin Syarif, M.Ag., menghadiri acara Haul Congkop Banyuanyar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw. sekaligus melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PERADABAN Bali. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis malam (28/08/2025) di Sekretariat DPW PERADABAN Bali, Jalan Cempaka Putih, Gang I No. 2, Banjar Kebonkuri Kelod, Denpasar Timur. Acara yang dihadiri ratusan alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan itu berlangsung khidmat. Para alumni tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas dalam nuansa kebersamaan dan silaturahmi. Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin Syarif memberikan pesan khusus kepada pengurus DPW PERADABAN Bali yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan ini dapat berkhidmah secara istiqomah melalui kegiatan-kegiatan keagamaan. “Besar harapan, DPW PERADABAN Bali dapat berkhidmah kepada Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar dengan istiqomah mengadakan pengajian Tarjuman, Arbauna Haditsan, serta kajian kitab-kitab muktabarah pesantren,” ujar Guru Besar UIN Madura tersebut. Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya merawat ikatan tidak hanya sebatas antaralumni Banyuanyar, tetapi juga lintas pesantren sebagai wujud ukhuwah yang lebih luas. “Menjalin ukhuwah Islamiyah antaralumni pondok pesantren sangatlah penting. Karena pada hakikatnya, ‘ta cokop sèttong bâddhâ è dâlem abilleih agama, tor ngabdhi arabhât ummat’ (tidak cukup satu wadah dalam membela agama dan dalam pengabdian merawat umat). Kita perlu bersama-sama, bersatu dalam tujuan yang sama untuk membangun ukhuwah basyariah sekaligus ukhuwah wathaniyah,” jelasnya. ________ Pewarta: A. Hendra Purnomo Foto: Istimewa/Peradaban Bali