Home » Blog » Lepas Pisah Siswa Kelas Akhir di Banyuanyar, Prof. Zainuddin Syarif: Jangan pernah berhenti menimba ilmu

Lepas Pisah Siswa Kelas Akhir di Banyuanyar, Prof. Zainuddin Syarif: Jangan pernah berhenti menimba ilmu

Bagikan Postingan ini:

“Jangan pernah berhenti menimba ilmu, karena ilmu akan mengantarkan seseorang pada tiga posisi penting dalam kehidupan,” ujar Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag. pada acara Lepas Pisah Siswa Kelas Akhir Lembaga Pendidikan Islam Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar, Kamis (09/04/2026).

Prof. Zainuddin menegaskan bahwa masa belajar yang telah ditempuh siswa, baik 6, 9, hingga 12 tahun, bukanlah akhir dari proses menimba ilmu. Ia mengingatkan bahwa pencarian ilmu harus terus berlanjut sepanjang hayat. di hadapan para siswa.

Ia menjelaskan, posisi pertama adalah ‘illiyyin, yaitu derajat yang tinggi. Menurutnya, orang yang berilmu akan dimuliakan dan diangkat derajatnya.

Posisi kedua adalah terbentuknya akhlak yang mulia. Ia menegaskan bahwa ilmu sejatinya melahirkan perilaku yang baik. Oleh karena itu, seseorang yang berilmu tetapi tidak menunjukkan akhlak yang baik, patut dipertanyakan keilmuannya.

Sementara posisi ketiga adalah al-mulk atau kekuasaan. Ia mengaitkan hal ini dengan konsep modern “knowledge is power”, yang menurutnya menjadi landasan bagi kemajuan negara-negara di dunia.

Lebih lanjut, Prof. Zainuddin juga mengingatkan para siswa bahwa setelah mendapatkan pembekalan, mereka akan mengalami perubahan status dari siswa menjadi ustaz. Hal ini, menurutnya, merupakan bentuk peningkatan derajat yang harus disertai dengan tanggung jawab moral.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi diri dan keikhlasan dalam menuntut ilmu. Menurutnya, penghormatan yang diterima seseorang tidak semata-mata karena keilmuan, tetapi juga karena keberkahan.

“Bisa jadi kita dihormati bukan karena ilmu kita, tetapi karena barokah dari Banyuanyar,” tuturnya.

Di akhir penyampaiannya, ia berharap para siswa mampu mempertahankan tiga hal utama dalam hidup, yakni memiliki derajat yang tinggi, akhlak yang baik, dan kemampuan memimpin atau berpengaruh secara positif di tengah masyarakat.

Acara Lepas Pisah yang berlangsung di Masjid Banyuanyar tersebut dihadiri oleh 577 siswa kelas akhir yang berasal dari berbagai lembaga, yakni Madrasah Aliyah Darul Ulum Banyuanyar, Sekolah Menengah Atas Tahfiz Darul Ulum Banyuanyar, Sekolah Menengah Kejuruan Darul Ulum Banyuanyar, serta Sekolah Menengah Atas Al-Isbatiyah Darul Ulum Banyuanyar.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Pengurus Drs. H. Khalil Asy’ary, Wakil Kepala Bidang Ma’hadiyah, Wakil Rektor III Institut Darul Ulum Banyuanyar, serta seluruh kepala sekolah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Islam Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar.

(Jll)

_________________

Artikel ini pernah dimuat di banyuanyar.net dengan judul: “knowledge is power”

Terpopuler

PERADABAN adalah wadah organisasi alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan Madura 

Kontak Kami

© 2023 Media Peradaban Powered by ADB |  All Rights Reserved.