Pamekasan – Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (DPP PERADABAN) menggelar rapat koordinasi (rakor) dan sosialisasi bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) serta Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) PERADABAN pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai II Kantor Pusat PERADABAN.
Rakor ini difokuskan pada sosialisasi teknis pelaksanaan Pentas Nasional Santri (PENA SANTRI) 2026 yang akan menjadi agenda besar per dua tahunan organisasi. Dalam forum tersebut, panitia memaparkan berbagai rangkaian kegiatan yang akan digelar, termasuk Festival Tarbiyah Diniyah Nasional (FTDN) yang direncanakan berlangsung di masing-masing DPW sebagai bagian dari serangkaian acara PENA SANTRI 2026.
Selain itu, PENA SANTRI 2026 juga akan diramaikan dengan sejumlah kegiatan sosial dan kompetitif, di antaranya cek kesehatan gratis, khitanan massal, futsal antar-DPW, serta Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional.
Ketua Panitia PENA SANTRI 2026, Siri Akhmad, menyampaikan apresiasi kepada seluruh ketua DPW PERADABAN yang telah berpartisipasi dalam rakor tersebut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dalam menyukseskan agenda nasional ini.
“Kami berharap seluruh DPW tetap semangat dan terus menjalin kolaborasi untuk menyukseskan PENA SANTRI 2026. Semoga kita semua diberikan kemudahan serta keberkahan dari para guru sepuh Darul Ulum Banyuanyar,” ujarnya.
Sebagai informasi, PENA SANTRI 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni hingga Ahad, 26 Juli 2026, bertempat di Pondok Pesantren Banyuanyar, Pamekasan, Madura. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang penguatan jejaring alumni sekaligus kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.
