PAMEKASAN, 01 Agustus 2026– Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (Peradaban) memperkuat komitmennya dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan Madura, Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar, dan Intellectual Association For Islamic Studies (IAFORIS) pada penutupan kegiatan Pena Santri, Sabtu, 01 Agustus 2026, Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Peradaban Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag., bersama Rektor IDB Pamekasan Madura KH. Sholahuddin Syamsul Arifin, M.A., Ketua Pengurus LPI Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar Drs. KH. Moh. Kholil Asy’ari, serta Direktur IAFORIS Dr. Abdul Mukit, S.Th.I., M.Pd.I. Ketua Peradaban Prof. Zainuddin Syarif mengatakan organisasi alumni memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam membuka akses studi lanjut bagi alumni Pondok Pesantren Banyuanyar dan masyarakat luas. Menurut dia, pembukaan Program Studi Magister (S2) Studi Islam di IDB Pamekasan Madura merupakan langkah strategis untuk memperkuat tradisi akademik pesantren sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang keislaman. “Peradaban siap menjadi mitra strategis dalam menyosialisasikan Program Magister Studi Islam kepada jaringan alumni di berbagai daerah. Kami berharap semakin banyak alumni yang melanjutkan studi dan berkontribusi bagi kemajuan umat serta bangsa,” ujarnya. Rektor IDB Pamekasan Madura KH. Sholahuddin Syamsul Arifin menyampaikan bahwa proses pembukaan Program Studi Magister Studi Islam telah memasuki tahap akhir. Seluruh proses asesmen oleh BAN-PT telah selesai dilaksanakan dan usulan program studi tersebut telah tercantum dalam akun BAN-PT. “Saat ini kami hanya menunggu terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA). Setelah KMA diterbitkan, Program Magister Studi Islam siap menerima mahasiswa baru,” katanya. Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, Peradaban bersama LPI Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar dan IAFORIS akan melakukan sosialisasi serta memberikan rekomendasi kepada calon mahasiswa yang berminat melanjutkan studi di Program Magister Studi Islam IDB Pamekasan Madura. Melalui skema kerja sama itu, calon mahasiswa yang mendaftar dengan membawa rekomendasi resmi dari Peradaban, LPI Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar, maupun IAFORIS akan memperoleh potongan SPP hingga 50 persen sesuai ketentuan yang berlaku di IDB Pamekasan Madura. Peradaban menilai kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara organisasi alumni, pesantren, perguruan tinggi, dan lembaga akademik dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang berkelanjutan. Dukungan terhadap pembukaan Program Magister Studi Islam diharapkan dapat memperluas kesempatan alumni dan masyarakat untuk memperoleh pendidikan pascasarjana yang berkualitas tanpa harus meninggalkan Madura.
THE BASCO 963 PEDULI: SANTUNI ANAK YATIM DAN DUAFA DI SITUBONDO
Situbondo, peradaban – The Association Of Ex Banyuanyar Scout / Alumni Pramuka Banyuanyar (THE BASCO 963) bekerja sama dengan DPW PERADABAN Situbondo (Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar) menggelar Bakti Sosial Santunan Anak Yatim dan Duafa di Yayasan Masyithah, Situbondo, Jawa Timur, Minggu, 7 Juni 2026. Kegiatan sosial ini menjadi rangkaian pamungkas Rapat Kerja Pengurus Tangguh THE BASCO 963 Periode 2026-2029 yang digelar di Villa Utama Raya, Situbondo. Bakti sosial ini menjadi terobosan awal pengurus baru dalam merealisasikan program kerja yang telah disusun bersama. Fokus utamanya pada bidang pengabdian dan sosial keummatan. Ketua THE BASCO 963, Siri Ahmad, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menebar manfaat. “Kami akan terus berupaya menjadi manusia yang _anfa’uhum linnas_, sebagai wujud nyata dari motto THE BASCO: ‘Bersama-sama mengabdi menjadikan hidup lebih berarti’,” ungkapnya. Siri Ahmad berharap kegiatan ini menjadi pemicu semangat berbagi. “Semoga pengabdian ini menjadi cambuk spirit untuk terus peduli dan berbagi di semua lini,” harapnya.
Pelantikan Pengurus Baru THE BASCO 963 di Tepas PP Banyuanyar, Teguhkan Semangat Pengabdian dan Soliditas Alumni
Pamekasan, peradaban.or.id — The Association of Ex Banyuanyar Scout / Alumni Pramuka Banyuanyar (THE BASCO 963) resmi melantik jajaran pengurus baru masa khidmat 2026–2029 dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Tepas Pondok Pesantren Banyuanyar, Senin (1/6/2026). Pelantikan tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna dan nuansa spiritual. Tepas dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dan spiritual yang kuat sebagai salah satu tempat penuh karamah serta jejak perjuangan para leluhur Pondok Pesantren Banyuanyar. Momentum pelantikan ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru THE BASCO 963 dalam memperkuat peran alumni Pramuka Banyuanyar sebagai wadah pengabdian, silaturahmi, dan kontribusi nyata bagi pesantren serta masyarakat. Dalam sambutannya, Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar sekaligus Pengurus Pesantren, Ra Didin, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat pengabdian dalam menjalankan amanah organisasi. “Teruslah solid dalam mengabdi dan memberikan kontribusi nyata kepada sesama, khususnya untuk Pramuka Gudep 963 dan Pondok Pesantren Banyuanyar. Jadilah pribadi yang anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” pesannya di hadapan para pengurus dan alumni yang hadir. Ia juga menegaskan bahwa Pondok Pesantren Banyuanyar akan terus dikenal melalui dua identitas besar yang menjadi kekuatan utamanya, yakni Tahfidz Al-Qur’an dan kegiatan kepramukaan. Pelantikan pengurus baru THE BASCO 963 diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam mempererat solidaritas alumni lintas generasi sekaligus memperkuat kontribusi organisasi terhadap perkembangan pesantren dan kaderisasi Pramuka Banyuanyar. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antaralumni lintas angkatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Dosen IDB Pamekasan Madura, Pengurus DPP Peradaban Uji Mahasiswa Doktoral UIN Walisongo Semarang
Semarang — Abdul Mukit, Dosen Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan Madura yang juga menjabat sebagai pengurus DPP Peradaban bidang Litbang menjadi salah satu penguji dalam sidang tertutup disertasi mahasiswa Program Pascasarjana UIN Walisongo Semarang atas nama Maskur pada Kamis, 21 Mei 2026. Dalam sidang tertutup tersebut, Maskur mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Pengaruh IICONN Learning terhadap Hasil Belajar Kognitif dengan Kontrol Motivasi dan Kecerdasan Intelektual pada Pembelajaran Fikih di MTs Negeri 1 Kota Semarang.” Penelitian ini membahas pengaruh model pembelajaran IICONN Learning terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran fikih dengan mengontrol variabel motivasi belajar dan kecerdasan intelektual peserta didik. Kajian tersebut dinilai relevan dengan tantangan pendidikan Islam kontemporer yang menuntut inovasi pembelajaran berbasis teknologi, pendekatan interaktif, dan penguatan kualitas akademik peserta didik. Kehadiran dosen IDB Pamekasan sekaligus pengurus DPP Peradaban bidang penelitian dan pengembangan (Litbang) sebagai penguji menunjukkan kontribusi akademisi Madura dalam penguatan tradisi ilmiah dan pengembangan riset pendidikan Islam di tingkat nasional. Sidang tertutup disertasi merupakan tahapan akademik penting dalam program doktoral untuk menguji kedalaman teori, ketepatan metodologi penelitian, serta kontribusi ilmiah mahasiswa terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan Islam.
Perkuat Transformasi Digital, Dosen IDB Pamekasan Madura sekaligus Pengurus DPP PERADABAN Jadi Narsumber Workshop Website UIN Ponorogo
PONOROGO — Di tengah meningkatnya persaingan perguruan tinggi di ruang digital, kemampuan membangun narasi institusi melalui website dan media digital menjadi kebutuhan strategis bagi kampus modern. Menjawab tantangan tersebut, Mohammad Affan, S.S., M.A., Dosen Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan, diundang oleh UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo untuk memberi materi “Workshop Penyusunan Berita Website” yang diikuti oleh staf humas dan mahasiswa pada Rabu (20/5/2026). Dalam workshop tersebut, peserta diajak memahami bahwa website kampus tidak lagi sekadar berfungsi sebagai media dokumentasi kegiatan, tetapi telah menjadi instrumen penting dalam membangun identitas, positioning, dan citra intelektual perguruan tinggi di era digital. Dalam pemaparannya, Affan, yang menjadi pengurus DPP Peradaban Bidang Pendidikan, menegaskan bahwa tantangan utama banyak website kampus saat ini bukan kurangnya kegiatan, melainkan belum kuatnya kemampuan membangun narasi institusi. Menurutnya, berita kampus modern harus bergerak dari pola administratif menuju storytelling akademik yang lebih humanis, reflektif, dan berdampak sosial. “Perguruan tinggi hari ini bukan hanya bersaing dalam kualitas akademik, tetapi juga dalam kemampuan membangun perhatian publik, identitas, dan narasi di ruang digital. Website kampus harus mampu menghadirkan worldview institusi, bukan sekadar laporan kegiatan,” jelasnya. Ia juga menyoroti pentingnya tone, storytelling, human-centered narrative, dan visual branding dalam penyusunan berita website kampus. Menurutnya, publik, terutama generasi muda, lebih tertarik pada berita yang memiliki isu, makna, dampak manusiawi, dan relevansi sosial dibanding sekadar informasi kegiatan formal. Workshop berlangsung interaktif dengan diskusi yang membahas strategi membangun headline modern, teknik menemukan angle berita, penulisan lead yang engaging, hingga cara mengubah kegiatan akademik menjadi narasi institusi yang kuat. Peserta juga diajak menganalisis berbagai model branding perguruan tinggi global serta posisi strategis UIN Ponorogo sebagai “Pusat Pendidikan Islam, Budaya, dan Transformasi Sosial Nusantara.” Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak peserta mulai menyadari bahwa humas kampus tidak cukup hanya berfungsi sebagai dokumentasi kegiatan, tetapi juga sebagai ruang produksi gagasan, identitas, dan citra intelektual institusi di ruang publik digital. Melalui workshop ini, Affan mengajak sivitas UIN Ponorogo untuk membanguan kualitas publikasi digital yang lebih humanis, visioner, dan berkarakter, sekaligus membangun wajah intelektual kampus yang relevan dengan perkembangan media dan tantangan generasi masa depan.
Mahasiswa IDB Pamekasan Madura Ukir Prestasi dalam International Conference Santri Mendunia 2026
Malaysia, Ahad, 10 Mei 2026 — Kabar membanggakan datang dari Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan Madura. Dua mahasiswa terbaiknya sukses mengharumkan nama kampus di ajang bergengsi International Conference Santri Mendunia yang diselenggarakan secara internasional di tiga negara, yaitu Malaysia, Singapura, dan Thailand. Prestasi gemilang tersebut diraih oleh Nauval El Fani, mahasiswa semester 8 Program Studi Ekonomi Syariah, yang berhasil memperoleh penghargaan Juara 1 Pembicara Terbaik. Sementara itu, Abd. Salam Cahya SJD, mahasiswa semester 4 Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, turut mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 Pembicara Terbaik dalam forum akademik internasional tersebut. Konferensi Santri Mendunia merupakan kegiatan internasional yang mempertemukan mahasiswa dan santri dari berbagai negara untuk berdiskusi, mempresentasikan gagasan ilmiah, serta mengasah kemampuan komunikasi akademik di tingkat global. Kegiatan ini menjadi ruang strategis dalam memperluas wawasan keilmuan, mempererat jejaring internasional, sekaligus menunjukkan kualitas generasi muda pesantren Indonesia di mata dunia. Keberhasilan Nauval El Fani sebagai peraih predikat pembicara terbaik mencerminkan kemampuan akademik mahasiswa IDB Pamekasan dalam memahami dan mempresentasikan isu-isu ekonomi syariah secara sistematis, ilmiah, dan menarik di hadapan peserta internasional. Penampilannya dinilai unggul dari sisi penguasaan materi, ketepatan argumentasi, hingga kemampuan komunikasi publik. Di sisi lain, capaian Abd. Salam Cahya SJD juga menjadi bukti bahwa mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab IDB Pamekasan memiliki kualitas kompetitif dalam forum akademik global. Kemampuan berbahasa, penyampaian gagasan, serta wawasan ilmiahnya mampu menarik perhatian para peserta dan dewan penilai dalam konferensi tersebut. Prestasi ini mendapatkan apresiasi dan kebanggaan besar dari seluruh civitas akademika IDB Pamekasan Madura. Pihak kampus menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari dedikasi mahasiswa, dukungan dosen pembimbing, serta komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pengembangan akademik, dan internasionalisasi kampus. Melalui pencapaian ini, IDB Pamekasan Madura semakin mempertegas perannya sebagai institusi pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, berprestasi, dan berdaya saing internasional. Keberhasilan para mahasiswa ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan membawa nama baik bangsa Indonesia di forum dunia.
Bergerak Nyata! PERADABAN Plakpak Kembali Salurkan Donasi untuk Pembangunan IDB Banyuanyar
Pegantenan – Ahad, 26 April 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, menyerahkan donasi pembangunan Gedung Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan sebesar Rp5.000.000. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PERADABAN Pegantenan di Dusun Tacempah, Desa Plakpak. Donasi tersebut merupakan kontribusi para alumni Lembaga Pendidikan Islam Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar yang berada di Desa Plakpak, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan lembaga pendidikan di lingkungan pesantren. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua DPC PERADABAN Desa Plakpak, Moh. Ali Wafa. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen alumni dalam menjaga hubungan emosional dan kontribusi berkelanjutan kepada almamater tercinta. Ketua DPC PERADABAN Plakpak, Moh. Hosni, menyampaikan bahwa donasi tersebut merupakan kali kedua yang diserahkan. Ia menjelaskan, mekanisme penyaluran kali ini dilakukan melalui DPW PERADABAN Pegantenan agar dapat dikelola secara terkoordinasi dengan DPC yang lain. “Donasi ini merupakan yang kedua kalinya dari PERADABAN Plakpak. Jika sebelumnya diserahkan langsung ke pesantren, kali ini kami salurkan melalui DPW PERADABAN Pegantenan agar dapat dihimpun bersama donasi lainnya. Bagi kami, yang terpenting adalah keberlanjutan khidmat alumni sebagai bentuk pengabdian kepada pesantren dan para guru,” ujarnya. Sementara itu, pengurus DPW PERADABAN Pegantenan Koordinator Bidang Keorganisasian, Fathor Rofiq, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi yang diberikan oleh DPC PERADABAN Plakpak beserta seluruh alumni. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus DPC PERADABAN Plakpak dan alumni Darul Ulum Banyuanyar di Desa Plakpak atas dukungan dana pembangunan Gedung IDB. Ini merupakan wujud tanggung jawab moral dan sosial alumni dalam mendukung pengembangan pendidikan di Pondok Pesantren Banyuanyar,” ungkapnya. Ia menambahkan, kontribusi tersebut menjadi bukti nyata kepedulian alumni dalam memperkuat eksistensi dan kemajuan lembaga pendidikan pesantren di masa mendatang.
KOPMEN BAGUS Gelar RAT, Tegaskan Komitmen Penguatan Koperasi dan Layanan Anggota
Pamekasan – Koperasi Konsumen Barokah Guru Santri (KOPMEN BAGUS) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Sabtu (18/4/2026) di Aula Lantai II Kantor Pusat KSPPS Nuri Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan arah pengembangan koperasi ke depan. RAT tersebut dihadiri oleh Raden Abdul Latief Hasbullah selaku Dewan Pengasuh Lembaga Pendidikan Islam Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar, Achmad Mukhlisin, S.H., M.H. selaku Presiden Direktur KSPPS Nuri Jawa Timur, Drs. Kholil Asy’ari selaku pengurus LPI Darul Ulum Banyuanyar, serta perwakilan kantor cabang KOPMEN BAGUS se-Jawa Timur dan sejumlah undangan lainnya. Ketua Pengurus KOPMEN BAGUS, Mohammad Mosleh, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan anggota serta komitmen pengurus dalam meningkatkan kualitas kelembagaan. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya maksimal untuk membawa koperasi ke arah yang lebih baik. “Kami berupaya secara optimal untuk menghadirkan KOPMEN BAGUS yang semakin maju dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota,” ujarnya. Selain menjadi forum laporan pertanggungjawaban, RAT juga dimanfaatkan sebagai sarana penguatan sinergi antaranggota dan pengurus dalam menghadapi tantangan koperasi di era modern. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Di sela-sela acara, panitia juga menggelar pengundian kupon berhadiah bagi anggota KOPMEN BAGUS, dengan berbagai hadiah menarik, mulai dari peralatan elektronik hingga sepeda motor listrik. Melalui RAT ini, KOPMEN BAGUS diharapkan terus berkembang sebagai koperasi yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan anggota.
PENA SANTRI 2026 Dipersiapkan Matang, DPP PERADABAN Libatkan Jaringan Nasional–Internasional
Pamekasan – Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (DPP PERADABAN) menggelar rapat koordinasi (rakor) dan sosialisasi bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) serta Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) PERADABAN pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai II Kantor Pusat PERADABAN. Rakor ini difokuskan pada sosialisasi teknis pelaksanaan Pentas Nasional Santri (PENA SANTRI) 2026 yang akan menjadi agenda besar per dua tahunan organisasi. Dalam forum tersebut, panitia memaparkan berbagai rangkaian kegiatan yang akan digelar, termasuk Festival Tarbiyah Diniyah Nasional (FTDN) yang direncanakan berlangsung di masing-masing DPW sebagai bagian dari serangkaian acara PENA SANTRI 2026. Selain itu, PENA SANTRI 2026 juga akan diramaikan dengan sejumlah kegiatan sosial dan kompetitif, di antaranya cek kesehatan gratis, khitanan massal, futsal antar-DPW, serta Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional. Ketua Panitia PENA SANTRI 2026, Siri Akhmad, menyampaikan apresiasi kepada seluruh ketua DPW PERADABAN yang telah berpartisipasi dalam rakor tersebut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dalam menyukseskan agenda nasional ini. “Kami berharap seluruh DPW tetap semangat dan terus menjalin kolaborasi untuk menyukseskan PENA SANTRI 2026. Semoga kita semua diberikan kemudahan serta keberkahan dari para guru sepuh Darul Ulum Banyuanyar,” ujarnya. Sebagai informasi, PENA SANTRI 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni hingga Ahad, 26 Juli 2026, bertempat di Pondok Pesantren Banyuanyar, Pamekasan, Madura. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang penguatan jejaring alumni sekaligus kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.
Membanggakan! Achmad Farhan Santri Darul Ulum Banyuanyar Wakili Indonesia di MTQ Internasional Turki
Pamekasan – Kiprah membanggakan kembali ditorehkan santri Madura. Achmad Farhan, santri asal Pamekasan, dipercaya menjadi delegasi Indonesia dalam ajang bergengsi 11th International Qur’an Memorization and Recitation Competition of Türkiye yang akan berlangsung pada 22–30 April 2026 di Diyarbakir, Turki. Farhan bukan sosok baru di dunia tilawah dan kompetisi Al-Qur’an. Santri Pondok Pesantren Banyuanyar ini dikenal konsisten menorehkan prestasi di berbagai ajang, termasuk di tingkat internasional. Rekam jejak tersebut menjadi bukti kapasitas dan dedikasinya dalam mendalami Al-Qur’an. Sebagai bentuk dukungan, keberangkatan Farhan dilepas langsung oleh Bupati Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati pada Minggu (19/4). Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap generasi Qur’ani yang berprestasi di kancah global. Sebelumnya, Farhan juga mendapat amanah untuk membacakan ayat suci Al-Qur’an dalam acara pelepasan Guru Tugas LPI Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar yang digelar di Masjid Banyuanyar pada pagi harinya. Perwakilan pengurus Pondok Pesantren Banyuanyar, Baisuni Salim, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan keberhasilan Farhan dalam ajang tersebut. “Kami berharap Achmad Farhan dapat memberikan yang terbaik dan terus mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional,” ujarnya. Keikutsertaan Farhan dalam kompetisi ini menjadi bukti bahwa santri Indonesia memiliki daya saing global. Ajang 11th International Qur’an Memorization and Recitation Competition of Türkiye sendiri diikuti oleh puluhan negara, khususnya dari kawasan anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dengan cabang lomba meliputi hifzhil Qur’an (hafalan) dan tilawah (bacaan). Partisipasi ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pusat lahirnya generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga berkarakter dan berakhlak.