Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN), Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag., menghadiri Reuni Akbar VI yang diselenggarakan oleh Himpunan Alumni Banyuanyar (HAMBA) angkatan 1975–1990. Kegiatan tersebut berlangsung di Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Selasa (31/3/2026). Acara reuni ini dihadiri dengan penuh antusias oleh para anggota HAMBA dari berbagai daerah, baik dari Madura maupun wilayah Jawa. Kehadiran para alumni lintas generasi ini menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Reuni akbar yang digelar secara rutin setiap tahun ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat ikatan emosional antaralumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar. Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin Syarif menyampaikan pesan persatuan di tengah keberagaman organisasi alumni yang ada. “Berbeda-beda organisasi itu hal yang biasa, tetapi yang penting tujuan kita tetap sama. Silakan diperbanyak organisasi, yang penting arah perjuangan kita tidak berubah, yaitu mabhunga ghuruh (membuat guru bangga),” ujarnya di hadapan peserta reuni, yang disambut tepuk tangan meriah. Pesan tersebut menegaskan pentingnya menjaga nilai kebersamaan dan pengabdian sebagai alumni, terlepas dari perbedaan wadah organisasi. Reuni ini pun tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga ruang refleksi atas kontribusi alumni dalam menjaga marwah dan nilai-nilai pesantren. Kegiatan Reuni Akbar VI HAMBA 75–90 ini berlangsung lancar dan penuh khidmat, sekaligus menjadi bukti kuatnya ikatan silaturahmi yang terus terjaga di antara para alumni.
Semarak Kebersamaan, PERADABAN Bangkalan Gelar Ngaji dan Selamatan BM BjB
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) menggelar kegiatan Ngaji Kitab Kuning dan Selamatan BM BjB pada Ahad (29/3/2026) di Desa Tanggun Dajah, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh alumni Darul Ulum Banyuanyar serta para simpatisan antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kajian kitab kuning diisi oleh guru sepuh LPI Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan, Ustad Hosnor Rofiq, yang menyampaikan materi keilmuan dengan penuh kedalaman dan keteladanan. Salah satu pengurus DPW PERADABAN Bangkalan, Sairil Munir, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut, terlebih dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PERADABAN, Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag., kehadirannya menjadi motivasi tersendiri bagi para alumni dan peserta yang hadir. “Alhamdulillah, pengajian rutin Bangkalan kali ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PERADABAN,” ujarnya. Secara keseluruhan, kegiatan Ngaji Kitab Kuning dan Selamatan ini berlangsung lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan, serta diharapkan dapat terus memperkuat tradisi keilmuan dan silaturahmi di kalangan alumni.
Reaknas dan Milad The Basco 963: Ajang Silaturahmi Alumni dari Madura hingga Arab Saudi yang Penuh Makna
Suasana khidmat dan meriah menyelimuti Kantor Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur pada Senin (23/3/2026). Dua agenda besar digelar secara bersamaan, yakni Reuni Akbar Nasional (Reaknas) ke-7 dan perayaan Milad ke-13 The Basco 963. Acara yang berlangsung penuh antusias ini dihadiri oleh jajaran alumni Gerakan Pramuka Gugus Depan 963 dari berbagai daerah, seperti Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Surabaya, Jember, Probolinggo, hingga Yogyakarta. Tak hanya itu, suasana Reaknas semakin khidmat dengan kehadiran secara virtual Koordinator Wilayah (Korwil) Papua, Malaysia, dan Arab Saudi. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua Umum The Basco periode 2024–2026, H. Rofiki, S.Kep., Ns., M.AP., yang akrab disapa JVQ. Dalam sambutannya, JVQ menekankan pentingnya regenerasi dalam kepemimpinan. “Pemimpin yang sukses itu bukan hanya soal memimpin, tetapi yang paling penting adalah mampu melahirkan dan menyiapkan regenerasi berikutnya,” ujar JVQ di hadapan para anggota dan alumni. Pesan tersebut dinilai sangat kuat karena selaras dengan semangat organisasi yang berdiri di atas fondasi pengabdian, dengan jargon yang melekat, “Bangga Mengabdi.” Salah satu momen penting dalam Reaknas VII ini adalah terpilihnya secara aklamasi Kakak Siri Akhmad sebagai Ketua Umum The Basco 963 untuk periode berikutnya. JVQ pun menyampaikan harapan besar agar organisasi yang telah melalui perjalanan panjang ini dapat terus berkembang. “The Basco 963 diharapkan semakin kompeten, memiliki perkembangan organisasi yang lebih baik, serta terus mengabdi kepada Pondok Pesantren Banyuanyar,” harap JVQ dalam sambutannya. Tiga belas tahun perjalanan organisasi yang telah melalui tujuh kali pertemuan akbar nasional ini menjadi bukti dedikasi yang konsisten. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan pencapaian, tetapi juga sarana mewariskan semangat pengabdian kepada generasi penerus. Kegiatan Reaknas VII sekaligus Milad XIII ini ditutup dengan harapan agar The Basco 963 semakin jaya dan terus istiqamah dalam semangat “Bangga Mengabdi.”
PERADABAN Batumarmar Gelar Kajian Kitab Tarjuman, Dihadiri Ratusan Alumni
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) Batumarmar kembali menggelar rutinitas kajian kitab Tarjuman pada Ahad, 15 Maret 2026, bertempat di Desa Lesong Daja. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh ratusan alumni serta simpatisan yang antusias mengikuti rangkaian kajian hingga selesai. Selain menjadi agenda rutin, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaralumni. Ketua DPW PERADABAN Batumarmar, Ach. Kuryadi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya karena dilaksanakan di penghujung Ramadan 1447 Hijriyah. “Saya sangat bersyukur, Alhamdulillah, di penghujung Ramadan 1447 Hijriyah, tepatnya pada 25 Ramadan, kami dapat mengadakan rutinitas yang bermanfaat ini,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas kehadiran keluarga besar Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan dalam kegiatan tersebut. “Selain itu, saya bersyukur karena kegiatan ini dihadiri langsung oleh RK. Abdul Latief Hasbullah. Hal ini merupakan suatu kehormatan bagi kami,” lanjutnya. Di akhir pernyataannya, Ach. Kuryadi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara istiqamah. “Semoga kita semua dapat terus istiqamah dan selalu mendapat lindungan Allah SWT. Amin,” pungkasnya. Kajian kitab Tarjuman ini diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan nilai-nilai keilmuan dan keislaman bagi para alumni dan masyarakat sekitar.
DPP PERADABAN Gelar Rakor, Tetapkan Siri Akhmad sebagai Ketua Panitia PENA SANTRI 2026
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pentas Nasional Santri (PENA SANTRI 2026) sekaligus pemilihan pengurus inti kepanitiaan pada Ahad, 8 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di BLK LPI Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar. Rapat yang diikuti oleh jajaran pengurus ini menghasilkan sejumlah keputusan penting, termasuk penetapan struktur inti kepanitiaan PENA SANTRI 2026. Dalam forum tersebut, Ustad Siri Akhmad terpilih sebagai Ketua Panitia, A. Hendra Purnomo sebagai Sekretaris, dan Abdul Wafi Jamal sebagai Bendahara. Pentas Nasional Santri (PENA SANTRI) 2026 direncanakan akan digelar pada Juni mendatang. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang nasional yang mampu menghimpun potensi, kreativitas, serta kontribusi santri dari berbagai daerah. Adapun rangkaian acara yang akan diselenggarakan meliputi Festival Tarbiyah Diniyah Nasional (FTDN), Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional, serta kegiatan cek kesehatan dan skrining massal gratis. Melalui kegiatan ini, PERADABAN menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan kapasitas intelektual, spiritual, dan sosial santri sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dukung PENA SANTRI 2026, Achmad Baidowi Salurkan Dana Rp35 Juta
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Pentas Nasional Santri (PENA SANTRI) 2026. Salah satu bentuk dukungan nyata datang dari Dr. H. Achmad Baidowi, S.Sos., M.Si., yang menyalurkan bantuan dana sebesar Rp35.000.000. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Panitia PENA SANTRI 2026 terpilih dalam forum Rapat Koordinasi Pengurus DPP PERADABAN yang digelar di BLK LPI Darul Ulum Pondok Pesantren Banyuanyar pada Ahad (8/3/2026). Achmad Baidowi yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT ASDP Ferry Indonesia sekaligus Wakil Ketua II DPP PERADABAN, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan yang berorientasi pada pengembangan santri dan alumni serta masyarakat umum. Ketua Umum DPP PERADABAN, Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan finansial yang diberikan untuk kelancaran PENA SANTRI 2026,” ujarnya. Diketahui, Achmad Baidowi yang akrab disapa Awiek bukan kali pertama memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Sejak penyelenggaraan PENA SANTRI 2020, ia secara konsisten turut berkontribusi, bahkan sejak menjabat sebagai anggota DPR RI. Sementara itu, Ketua Panitia PENA SANTRI 2026, Siri Akhmad, turut menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya atas dukungan yang diberikan. “Terima kasih kepada Bapak Awiek atas supportnya. Semoga kami dapat menyelenggarakan PENA SANTRI 2026 sesuai harapan bersama serta berjalan sukses dan lancar. Aamiin,” ungkapnya. Dukungan ini diharapkan dapat menjadi energi positif bagi panitia dalam mempersiapkan PENA SANTRI 2026 sebagai ajang nasional yang tidak hanya menampilkan potensi peserta, tetapi juga memperkuat peran mereka dalam kehidupan sosial dan keilmuan.
Momentum Harlah ke-26, FKMSB Pamekasan Komitmen Jadi Lebih dari Sekadar Organisasi
Pelantikan Raya Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Kampus (DPK) Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) Pamekasan resmi dilantik dalam sebuah seremoni khidmat yang dirangkai dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-26 FKMSB. Kegiatan tersebut berlangsung di Pusat Layanan Umrah Terpadu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat FKMSB, Majlisun Nadwah FKMSB, serta para kader dan anggota dari berbagai unsur. Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni pelantikan, tetapi juga ruang konsolidasi organisasi yang mempertemukan pengurus wilayah, kampus, dan struktural pusat. Dalam sambutannya, demisioner Ketua Wilayah FKMSB Pamekasan, Ach. Rofiki, menyampaikan bahwa pelantikan kali ini memiliki makna istimewa karena dirangkai dalam tiga momentum sekaligus, yaitu pelantikan kepengurusan, konsolidasi organisasi, dan peringatan Harlah ke-26 FKMSB. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi simbol capaian organisasi sekaligus penanda dimulainya fase baru perjalanan FKMSB Pamekasan. Sementara itu, Sekretaris FKMSB Pusat, Riski, menekankan pentingnya peran kader FKMSB dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Ia berharap keberadaan FKMSB tidak hanya berdampak secara internal organisasi, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat luas. “Saya berharap anggota FKMSB dapat berguna bagi nusa, bangsa, dan FKMSB,” ujarnya. Pandangan serupa disampaikan oleh Anggota Majlisun Nadwah FKMSB, Mashudi. Ia menilai FKMSB memiliki kekuatan tersendiri yang terletak pada soliditas dan kebersamaan anggotanya, meskipun tidak berstatus sebagai organisasi ekstra kampus. “FKMSB bukan organisasi ekstra, namun kekuatannya justru sering kali lebih besar karena kekompakan dan persatuan,” ungkapnya. Mashudi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada pengurus baru DPW dan DPK FKMSB Pamekasan, seraya berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan pembaruan serta penguatan peran organisasi ke depan. Ketua DPW FKMSB Pamekasan yang baru dilantik, Masruhil, dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk membawa FKMSB Pamekasan ke arah yang lebih progresif dan berdaya saing. Ia menegaskan kesiapannya dalam merawat, mengembangkan, serta memperkuat eksistensi organisasi di tengah dinamika mahasiswa dan masyarakat. “Sudah saatnya FKMSB Pamekasan menjadi lebih dari organisasi-organisasi yang lain,” tegasnya. Pernyataan tersebut ditutup dengan kalimat penuh semangat yang mencerminkan komitmen kepemimpinannya. “Jika FKMSB adalah badai, maka saya adalah orang pertama yang tidak akan berteduh.” Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran FKMSB Pamekasan dalam mencetak kader-kader mahasiswa santri yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pengabdian yang tinggi.
Haul Masyaikh Bani Istbat di Malaysia, Ribuan Alumni Padati Dewan Dato’ Ahmad Razali
Selangor — Forum Komunikasi Alumni Bani Istbat (FORKOABI), yang merupakan gabungan alumni Pondok Pesantren Bani Istbat di Malaysia, menggelar Haul Masyaikh Bani Istbat pada Ahad malam (28/09/2025) bertepatan dengan 7 Rabiul Akhir 1447 H. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Dewan Dato’ Ahmad Razali, Ampang, Selangor, Malaysia, dan dihadiri ribuan alumni serta simpatisan dari berbagai pondok pesantren. FORKOABI terdiri dari sejumlah organisasi alumni, yakni Persaba (Al-Hamidy Banyuanyar), DPLN PERADABAN Malaysia (Duba), Ikaba-Imaba (Bata-Bata), IKBASS (Panyepen), dan Himaka (Karang Durin). Sekretaris DPLN PERADABAN Malaysia, Nurul Amin, menjelaskan bahwa FORKOABI berdiri sejak tahun 2023 dan telah rutin mengadakan haul setiap tahun. “Forum ini sudah berdiri sejak tiga tahun lalu, dan setiap tahun mengadakan haul masyaikh Bani Istbat dengan sistem bergantian sebagai tuan rumah penyelenggara,” ujarnya kepada Media Peradaban. Untuk tahun 2025, giliran IKBASS (Ikatan Keluarga Besar Alumni Santri Panyepen) yang bertindak sebagai tuan rumah. Haul kali ini juga dihadiri langsung oleh KH. Khoirul Wafa Wafir, salah satu Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Panyepen, Pamekasan. _____ Pewarta: A. Hendra Purnomo Foto: Istimewa/Peradaban Malaysia
Alumni Banyuanyar di Malaysia Peringati Maulid Nabi: Perkuat Ukhuwah dan Pengabdian untuk Pesantren
Malaysia — Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) Malaysia memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw. pada Ahad, 21 Rabiul Awwal 1447 H bertepatan pada tanggal 14 September 2025. Kegiatan berlangsung di kantor DPLN PERADABAN dengan dihadiri oleh seluruh pengurus, anggota, simpatisan, serta wali murid Sanggar Bimbingan (SB) PERADABAN. Acara peringatan Maulid semakin khidmat dengan hadirnya Majelis Sholawat Al-Istiqomah yang mengiringi jalannya kegiatan. Selain itu, DPLN PERADABAN Malaysia juga memiliki agenda rutin dua pekan sekali, yaitu koloman yang diisi dengan istighosah serta kajian kitab Tarjuman. Wakil Sekretaris DPLN PERADABAN Malaysia, Ustad Nurul Amin, menyampaikan bahwa peringatan Maulid ini menjadi momentum penting bagi alumni untuk meneladani akhlak Rasulullah Saw. “Dengan adanya acara ini, semoga menjadi momen untuk mengungkapkan rasa syukur dan cinta kepada sosok teladan umat Islam, yakni Nabi Muhammad Saw.,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat persaudaraan dan saling bahu membahu memperkuat rasa pengabdian di kalangan alumni, meskipun berada jauh dari tanah air. “Semoga acara ini juga bisa mempererat tali silaturahmi sesama alumni, serta menjadi wujud pengabdian kami kepada Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, meskipun berada di perantauan,” pungkasnya. ________ Pewarta: A. Hendra Purnomo Foto: Istimewa/Peradaban Malaysia
DPP PERADABAN Gelar Kunjungan Supervisi ke DPW Jember: Konsolidasi dan Pengembangan Program Kerja
Jember, 15 Juni 2025 – Dalam rangka meningkatkan kualitas program kerja dan ukhuwah islamiyah di kalangan alumni, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (PERADABAN) menggelar kunjungan supervisi ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PERADABAN se-Kabupaten Jember. Acara ini dilaksanakan di kediaman Ustad Rofik, di Mloko Jember, yang dihadiri oleh perwakilan DPW PERADABAN dari empat wilayah, yaitu Selatan, Tengah, Barat, dan Timur. Acara tersebut juga dihadiri oleh Lora Ahmad Ibnu Bakir alias Ra Iben, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember Periode 2024-2029. Fraksi Partai Persatuan Pembagunan (PPP). Dalam sambutannya, Ustad Rofik menyampaikan pesan Alm. RKH. Muhammad Syamsul Arifin yang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan komitmen kepada PERADABAN. “Ingat, jangan sampai salah jalan, dan jangan mudah mengkafir-kafirkan orang lain meski tak sama (baik secara amaliyah, pendapat, atau lainnya, Red),” kenangnya. “Tetap selalu menjaga kebersamaan dan komitmen kepada PERADABAN meskipun sudah saya wafat,” tambahnya. Ketua Umum DPP PERADABAN, Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag., menyampaikan dua tujuan utama kunjungan ini. “Pertama, kami ingin memberikan informasi bahwa STAI DUBA membutuhkan tenaga, pikiran, dan dukungan lainnya. Kedua, meningkatkan ukhuwah islamiyah antara PERADABAN, FKMSB, dan organisasi lainnya,” ucapnya. Prof. Zainuddin juga mengapresiasi DPW PERADABAN Jember yang telah menjadi salah satu DPW yang dapat mengakomodir alumni Banyuanyar untuk mempertahankan dan menjaga solidaritas dengan para alumni pondok pesantren Bata-Bata dan Al-Hamidy melalui ISABAB (Ikatan Santri dan Alumni Banyuanyar, Al-Hamidy dan Bata-Bata). Dalam kesempatan ini, Prof. Zainuddin juga menyampaikan rencana strategis PERADABAN, termasuk merealisasikan Rumah Sakit yang sedang dikaji oleh FOALKES DUBA PERADABAN (Forum Alumni Tenaga Kesehatan Darul Ulum Banyuanyar), KSPPS NURI, dan stakeholder lainnya. Selain itu, STAI DUBA juga memiliki harapan besar untuk menjadi Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) dalam waktu dekat. Kunjungan supervisi ini didampingi oleh Ustad Abdul Wahid, Abusiri, A. Hendra Purnomo, dan Hermanto. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan PERADABAN dapat terus meningkatkan kualitas program kerja dan ukhuwah islamiyah di kalangan alumni, serta mencapai tujuan-tujuan strategis yang telah ditetapkan.